Senin, 31 Oktober 2011

SAP KB


SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)

Masalah                    : Kurangnya Informasi Tentang KB
Pokok Bahasan         : KB
Sub Pokok Bahasan  : Penggunaan Alat Kontrasepsi
Sasaran                      : Ibu-ibu yang berkunjung ke Poli KIA Puskesmas Sukajadi
Waktu                        : 20 menit
Pertemuan                 : ke 1
Tanggal                      : 18 Januari 2006
Tempat                       : Poli KIA Puskesmas Sukajadi
Penyuluh                    : Ahmad Saefudin

I.        Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Setelah dilakukan penyuluhan , klien mampu memahami tentang alat kontrasepsi

II.     Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah diberikan penyuluhan selama 20 menit, diharapkan klien dapat :
a.       Menyebutkan kehamilan resiko tinggi dapat timbul
b.      Menyebutkan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh suatu metode kontrasepsi
c.       Meyebutkan metode kontrasepsi pil
d.      Menyebutkan metode kontrasepsi suntik KB
e.       Menyebutkan metode kontrasepsi susuk/implant
f.       Menyebutkan metode kontrasepsi IUD
g.      Menyebutkan metode kontrasepsi kontap (kontrasepsi mantap)
h.      Menyebutkan komitmen suami isteri dalam memilih alat kontrasepsi

III.  Materi Penyuluhan
a.       Kehamilan resiko tinggi dapat timbul
b.      Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh suatu metode kontrasepsi
c.       Metode kontrasepsi pil
d.      Metode kontrasepsi suntik KB
e.       Metode kontrasepsi susuk/implant
f.       Metode kontrasepsi IUD
g.      Metode kontrasepsi kontap (kontrasepsi mantap)
h.      Komitmen suami isteri dalam memilih alat kontrasepsi

IV.Metode Pembelajaran
a.       Metode                                  : Ceramah dan diskusi
b.      Langkah-langkah kegiatan     :
1)      Kegiatan pra pembelajaran
-      Mempersiapkan materi, media dan tempat
-      Kontrak waktu
2)      Kegiatan membuka pembelajaran
-      Memberi salam
-      Perkenalan
-      Menyampaikan pokok bahasan
-      Menjelaskan tujuan
-      Apersepsi
3)      Kegiatan inti
-      Penyuluh memberikan materi
-      Sararan menyimak materi
-      Sasaran mengajukan pertanyaan
-      Penyuluh menjawab pertanyaan
4)      Kegiatan menutup pembelajaran
-      Melakukan post test (memberi pertanyaan secara lisan)
-      Menyimpulkan materi
-      Memberi salam

V.                Media dan Sumber
Media             : Leaflet
Sumber           :

VI.             Evaluasi
Prosedur                                 : Post test
Jenis tes                                  : Pertanyaan secara lisan
Butir-butir pertanyaan           :
a.       Sebutkan kehamilan resiko tinggi dapat timbul
b.      Sebutkan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh suatu metode kontrasepsi
c.       Sebutkan metode kontrasepsi pil
d.      Sebutkan metode kontrasepsi suntik KB
e.       Sebutkan metode kontrasepsi susuk/implant
f.       Sebutkan metode kontrasepsi kontap (kontrasepsi mantap)
g.      Sebutkan komitmen suami isteri dalam memilih alat kontrasepsi

   
      
MATERI PENYULUHAN

A.    Kehamilan resiko tinggi dapat timbul pada :
Ø  Kehamilan usia < usia 18 tahun
Ø  Kehamilan usia > usia 35 tahun
Ø  Kehamilan setelah 4 kelahiran
Ø  Kehamilan dengan jarak/interval < 2 tahun

B.     Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh suatu metode kontrasepsi
Ø  Aman/tdak berbahaya
Ø  Dapat diandalkan
Ø  Sederhana, sedapat-dapatnya tidak usah dikerjakan oleh Dokter
Ø  Murah
Ø  Dapat diterimaoleh orang banyak
Ø  Pemakaian jangka lama

C.    Metode kontrasepsi pil KB
Ø  Bentuknya pil atau tablet gunanya untuk mencegah lepasnya sel telur wanita dari tempatnya
Ø  2 jenis kemasan pil (21 tablet dan 28 tablet)
Ø  Pil KB harus diminum tiap hari
Ø  21 tablet diminum hari ke 5 haid
Ø  28 tablet diminum hari pertama haid
Ø  Tingkat keberhasilan : 92-99%

Keuntungan
Ø  Bila diminum secara teratur dapat mencegah kehamilan secara pasti
Ø  Kesuburan segera kembali
Ø  Cocok digunakan untuk menunda kehamilan diusia muda

Kerugian
Ø  Jika lupa akan terjadi kehamilan
Ø  Nyeri payudara
Ø  Bercak-bercak perdarahan diluar haid
Ø  Nafsu makan dan berat badan bertambah besar
Ø  Pusing/sakit kepala
Ø  Muntah-muntah
Ø  Tidak dianjurkan pada wanita yang berusia > 35 tahun dan perokok karena akan mempengaruhi metabolisme tubuh.

D.    Metode kontrasepsi suntik KB
Ø  Obat yang mengandung zat yang mencegah sel telur lepasdari tempatnya
Ø  Disuntik setiap 1 bulan sekali atau 3 bulan sekali, bisa kurang dari 1 minggu atau lebih satu minggu dari patokan
Ø  Tingkat keberhasilan : >99%
Keuntungan
Ø  Praktis, efektif dan aman
Ø  Tidak mempengaruhi produksi ASI, cocok digunakan bagi ibu yang sedang menyusui
Ø  Tidak terbatas umur
Kerugian
Ø  Gangguan haid (terlambat haid/tidak mendapat haid)
Ø  Kembalinya kesuburan agak telat
Ø  Bercak perdarahan diluar haid
Ø  Keputihan
Ø  Perubahan berat badan

E.     Metode kontrasepsi susuk/implant
Ø  Kapsul yang dipasang dibawah kulit lengan atas bagian dalam
Ø  Mencegah sel telur lepas dari tempatnya
Ø  Dipakai selama 5 tahun
Ø  Tingkat keberhasilan : 97-99 %
Keuntungan
Ø  Praktis, efektif
Ø  Tidak mempengaruhi ASI
Kerugian
Ø  Pola haid berubah
Ø  Bercak-bercak perdarahan diluar haid
Ø  Mual dan muntah
Ø  Pemakai tidak dapat menghentikan pemakaiannya sendiri
Ø  Pusing kepala
Ø  Penambahan berat badan
Ø  Lebih mahal

F.     Metode kontrasepsi IUD
Ditempatkan didalam rahim wanita terbuat dari plastic khusus yang diberi benang pada ujungnya sebagai pengendali
Keuntungan
Ø  Mudah dikontrol
Ø  Dapa6t di[pasang setelah melahirkan
Ø  Pulihnya kesuburan setelah IUD dicabut berlangsung baik
Ø  Tingkat keberhasilan 99%
Kerugian
Ø  Perlu diganti setelah pemakaian beberapa tahun
Ø  Bercak perdarahan selama 1 atau 2 hari setelah pemasangan
Ø  Kram/nyeri setelah menstruasi
Ø  Dapat terjadi infeksi
Ø  Keputihan

G.    Metode kontrasepsi kontap (kontrasepsi mantap)
Tubektomi
Merupakan kontrasepsi permanent/tetap wanita untuk mereka yang tidak menginginkan anak lagi. Dalam pelaksanaannya nanti pemakai harus menandatangani surat persetujuan yang juga harus ditandatangani oleh suaminya.
Keuntungan
Ø  Permanent/tetap
Ø  Tidak ada efek samping jangka panjang
Ø  Tidak mengganggu hubungan seksual
Ø  Tingkat keberhasilan : >99%
Kerugian
Ø  Resiko efek samping bedah tetap ada
Vasektomi
Meruapakan kontrasepsi permanent/ tetap laki-laki untuk mereka yang tidak menginginkan anak lagi, dalam pelaksanaannya nanti pemakai harus menandatangani surat persetujuan yang juga harus ditandatangani oleh isterinya. Tingkat keberhasilan : > 99%
Keuntungan
Ø  Pasien tidak perlu dirawat dirumah sakit
Ø  Tidak mengganggu hubungan seksual
Ø  Sifatnya permanent/ tetap
Kerugian
Ø  Harus dengan tindakan pembedahan
Ø  Harus memakai kontrasepsi lain (kondom) selama beberapa hari/ minggu samapai sel mani menjadi negative.
Ø  Tidak dapat dilakukan pada orang yang masih ingin mempunyai anak.

H.    Komitmen suami isteri dalam memilih alat kontrasepsi
Ø  Memilih metode kontrasepsi terbaik
Ø  Saling bekerja sama dalam pemakaian kontrasepsi
Ø  Memeperhatikan tanda-tanda bahaya pemakaian.